Monday, February 21, 2011

PENAWAR HATI

Pernahkan anda merasakan keputus asaan dalam hidup? Kala menghadapi suatu masalah yang menurut diri kita tidak ada jalan keluarnya sehingga kematian dianggap sebagai penyelesaian terbaik? Pernahkah terdetik dalam hatimu ingin mengakhiri hidupmu dengan bunuh diri? Atau berdoa kepada Allah untuk meminta dipercepat kematian kita? ‘Audzubilahi mindzalik. Singkirkan fikiran itu!

Sebagai mukmin yang baik, janganlah berputus asa dengan masalah yang menimpa diri kita. Berusahalah, berdoalah, Allah pasti akan membantu kita untuk mendapatkan jalan keluarnya. Bacalah Al Qur’an, karena Al Qur’an adalah penawar bagi hati yang sedang resah.

Allah subhanahu wata’ala berfirman: “Dan Kami turunkan dalam Al Qur’an ayat-ayat yang menjadi penawar dan rahmat bagi orang-orang yang beriman… (QS Al Isra’ (17) : 82)



JIka hati sedih dan gelisah, ubatnya ada dalam Al Qur’an. Jika ada penyakit dalam hati kita, ubatnya ada dalam Al Qur’an. Jika engkau sedang patah hati, ubatnya ada dalam Al Qur’an. Jika merasakan seakan-akan dunia ini menghimpit dirimu, maka bacalah Al Qur’an! Kerana Al Qur’an adalah penawar hati, pemberi ketenangan.



“Dan Kami turunkan kepadamu Al Qur’an untuk menjelaskan segala sesuatu dan petunjuk serta rahmat dan kabar gembira bagi orang-orang yang berserah diri” (Qs An Nahl (16): 89)

Bacalah Al Qur’an, karena Al Qur’an adalah ubat hati.

Biasakanlah membacanya setiap hari, merenungi maknanya, maka akan engkau peroleh ketenteraman dan kesejukan dalam hati yang tidak dapat ditulis dengan kata-kata.

Suatu saat fitnah akan merebak. Kemudian Ali bin Abi Thalib ra. pernah bertanya, “Wahai Rasulullah, apa jalan keluarnya?” Beliau bersabda: “Kitabullah (Al Qur’an) yang didalamnya terdapat berita tentang orang-orang yang terdahulu dan yang datang kemudian.

Dia (Al Qur’an) adalah hukum (penentu) di antara kalian.
Dialah pembeda, bukan main-main.
Barangsiapa menjauhinya (Al Qur’an) karena kesombongan, Allah akan menghancurkannya.
Siapa yang mencari-cari petunjuk dari selainnya, Allah akan menyesatkannya.

Dia (Al Qur’an) merupakan tali Allah yang sangat kukuh, dia merupakan peringatan yang bijaksana dan dia adalah jalan yang lurus. Dialah yang menjadikan hawa nafsu terkendali. Lisan tidak akan pernah ragu dengannya. Para ulama tidak akan merasa puas dengannya.
Dia tidak akan pernah membosankan meskipun diulang-ulang. Keajaiban-keajaibannya tidak akan pernah habis.





Dialah yang membuatnya, para jin tidak kuat mendengarnya hingga mengatakan ‘… sesungguhnya kami telah mendengarkan Al Qur’an yang menakjubkan, (yang) memberi petunjuk kepada jalan yang lurus, lalu kami pun beriman kepadanya…’
Siapa yang berbicara dengannya, ia akan berkata jujur dan benar, siapa yang mengamalkannya akan diberi pahala, siapa yang berhukum dengannnya akan berlaku adil, dan siapa yang mengajak orang kepadanya maka akan ditunjuki kepada jalan yang lurus” (HR At Tirmidzi)



Jangan remehkan Al Qur’an, didalamnya akan engkau temukan sesuatu yang menakjubkan.

Penawar hati, petunjuk, rahmat, penjelas, dan kabar gembira bagi orang yang tengah dirundung kesedihan dan kegelisahan. Sikap optimis akan engkau temukan juga setelah engkau baca Al Qur’an.



Buktikanlah duhai sahabatku.
Mulai sekarang berusahalah mencintai Al Qur’an
dengan membacanya sedaya engkau lakukan.

Jangan jadikan Al Qur’an sekadar perhiasan
di meja belajar atau di rak-rak buku kita.

Dia mampu menyelamatkan hidupmu,
mengeluarkan dirimu dari semua masalah yang menghimpit hari-harimu.




Cubalah, mulai saat ini juga!

Kesedihan di raut wajahmu akan berubah dengan senyum kebahagiaan…
Insya Allah!

kelebihan membaca al-Quran

1] Ibadah yang paling utama dari segi bacaan

2] Pahala membaca satu huruf daripada al-quran : Menurut Ibn Majah digandakan hingga 400 kali dan al -Jauzi pula berpendapat digandakan sebanyak 700 kali.

3] Balasan satu huruf yang dibaca ialah bidadari syurga, juga dikatakan balasan sebatang pokok di syurga.

4] Mengikut Ibn Abbas r.a., pembaca al-Quran ialah seorang hartawan dan pahala membaca tidak akan putus.

5] Selamat daripada api neraka, mendapat kedudukan yang tinggi dan mulia bersama malaikat.

6] Pada hari kiamat al-Quran menjadi pembela.

7] Pembaca akan memperolehi keamanan di dunia dan kemuliaan di syurga.

8] Membaca sebelum tidur akan mendapat kawalan malaikat.

9] Pembaca akan dimasukkan ke dalam golongan siddiqin, syuhada dan solehin.

10] Membaca al-Quran secara kumpulan akan diampun dosa mereka.

11] Mendapat cahaya di bumi dan menjadi sebutan oleh malaikat di langit.

12] Jika dibaca dari dalam rumah, akan memberi cahaya kepada rumah itu.

13] Membaca secara tadarus (bergilir-gilir) akan mendapat ketenangan, rahmat dan dikelilingi oleh malaikat.

14] Pembaca yang mahir dan baik diutamakan menjadi imam solat.

15] Seutama-utama manusia ialah yang mempelajari, mengajar dan menghayati ajaran al-Quran.

16] Mempelajari satu ayat al-Quran lebih baik daripada solat sunat 1000 rakaat.

17] Mempelajari dan membaca mendapat keberkatan dan keharmonian hidup.

18] Mendapat perlindungan di padang Mahsyar nanti.

19] Pembaca akan dilindungi daripada godaan syaitan.

Masa yang diutamakan Membaca al-Quran : Tengah malam sehingga fajar, antara maghrib dan isyak dan sesudah solat subuh.

ANALOGI TINGKATAN PEMBACAAN AL-QURAN SETIAP MALAM

[1] JUTAWAN (300-1000 ayat)

[2] JAYAWAN (200-299 ayat)

[3] SETIAWAN (100-199 ayat)

[4] PEMELIHARA (50-99 ayat)

[5] PENGINGAT (10-49 ayat)

[6] PELALAI (0-9 ayat)

Indahnya Hidup Bersyariah Oleh Ustaz Ismail Kamus

bukan mudah...

bukan mudah untuk mendapat teman sejati..



tetapi senang untuk mendapat luka di hati..



namun..



setiap kelukaan dapat memberi kite pengalaman dan menjadi pengajaran..



dalam mendewasakan kita..



mematangkan kita..



pilihlah teman yang sejati di samping berdoa kepada yang ESA..



untuk mendapat kebahagian bersama teman di dunia dan akhirat..



dan selama-lamanya..



INSYAALLAH..

CINTAI AKU...

Cinta itu indah sekiranya Allah menjadi matlamat"

"Allah tidak memberi kita hak melainkan untuk menyayangi sesama kita"

"Aku menyintaimu kerana agama yang ada padamu, jika kau hilangkan agama dalam dirimu, hilanglah cintaku padamu"

"Kurniakanlah aku seseorang yang aku perlu, bukan seseorang yang aku mahu"

"Cintakanlah aku pada seseorang yang melabuhkan cintanya padaMu, agar bertambah kekuatanku untuk mencintaiMu"

"Jagalah cintaku padanya agar tidak melebihi cintaku padaMu"

"Izinkanlah aku menyentuh hati seseorang yang hatinya tertaut padaMu, agar tidak terjatuh aku dalam jurang cinta nafsu"

"Jagalah hatiku padanya agar tidak berpaling hatiku padaMu"

"Rindukanlah aku pada seseorang yang merindui syahid di jalanMu"

"Jagalah kenikmatan mencintai kekasihMu agar tidak melebihi kenikmatan indahnya bermunajat di sepertiga malam terakhirMu"

"Jagalah rinduku padanya, agar tidak lalai aku merindukan syurgaMu"

"Aku mendambakan cinta suci yang terjaga"

"Cinta kerana Allah tidak ternilai harganya"

"Hubungan ini terjaga selagi dia menjaga hubungan dengan Yang Maha Kuasa"

Followers